You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Lima Pohon Tumbang di Jaktim
photo Nurito - Beritajakarta.id

Lima Pohon Tumbang di Jaktim

Sedikitnya lima pohon tumbang di Jakarta Timur, Sabtu (12/11). Pohon tumbang karena tertiup angin kencang saat Jakarta diguyur hujan deras.

Seluruh pohon tumbang sudah kita evakuasi. Tidak ada kendala dalam evakuasi karena kita gunakan peralatan memadai

Kasie Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaiman mengatakan, lima pohon tumbang masing-masing pohon mangga diameter 80 sentimeter di Jalan Generasi RT 07/03 Kelurahan Tengah, Kramat Jati. Kemudian pohon angsana diameter 30 sentimeter tumbang dan menghalani jalan di Jalan Remaja I RT 04/03, Kelurahan Gedong, Pasar Rebo.

Lalu pohon angsana diameter 30 sentimeter di Jalan Gempol RT 11/03, Kelurahan Ceger, Cipayung; pohon angsana diameter 30 sentimeter dan di Jalan Lubang Buaya RW 10 terdapat dua pohon angsana tumbang. Keduanya menimpa kabel udara milik PT PLN.

Peralatan Minim, Kendala Petugas Evakuasi Pohon Tumbang

"Seluruh pohon tumbang sudah kita evakuasi. Tidak ada kendala dalam evakuasi karena kita gunakan peralatan memadai," kata Gatot.

Selain menggunakan gergaji mesin, evakuasi juga menggunakan mobil unit pemadam. Yakni untuk naik ke atas menggunakan tangga. Seluruh batang pohon dipotong-potong menjadi beberapa bagian, untuk mempermudah evakuasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11186 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1268 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1264 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye981 personBudhi Firmansyah Surapati